Geragai Diamuk Si Jago Merah: 15 Bangunan di Pasar Blok D Hangus

Redaksi 13 Maret 2026 2 menit baca
Bagikan:
Geragai Diamuk Si Jago Merah: 15 Bangunan di Pasar Blok D Hangus

JAMBICYBER.ID, TANJAB TIMUR – Kepanikan luar biasa melanda warga Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur pada Kamis malam (12/3/2026). Api besar dilaporkan melahap kawasan Pasar Blok D sekitar pukul 23.40 WIB, saat sebagian besar warga tengah beristirahat.

Kobaran api yang membumbung tinggi terlihat jelas dari kejauhan, memicu alarm darurat bagi warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan di lapangan, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga. Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Tanjab Timur, Gustin Wahyudi, menjelaskan bahwa rumah yang menjadi titik awal api tersebut dalam kondisi kosong.

"Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di rumah warga yang ditinggal pemiliknya ke luar kota," ujar Gustin.

Senada dengan hal tersebut, saksi mata di lokasi menyebutkan api muncul pertama kali dari sebuah kios kosong sebelum akhirnya merembet dengan cepat ke bangunan semi-permanen lainnya di sekitarnya.

Upaya pemadaman berlangsung dramatis. Personel Damkar Kabupaten Tanjab Timur dikerahkan penuh, dibantu oleh petugas Damkar Kecamatan, tim pemadam kebakaran dari perusahaan-perusahaan sekitar, dan warga setempat yang bergotong-royong membatasi perambatan api.

Terlihat di lokasi, Kasat Pol PP dan Damkar bersama Kabid Damkar, Agus Pranoto, memimpin langsung jajarannya berjibaku memadamkan sisa-sisa api hingga situasi benar-benar terkendali.

Meski api melalap area yang cukup luas, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, dampak material diperkirakan cukup signifikan.

"Perkiraan awal ada sekitar 15 bangunan, baik rumah maupun kios warga, yang terbakar. Untuk jumlah pasti dan total kerugian, saat ini tim kami masih melakukan pendataan lebih lanjut di lapangan," pungkas Gustin.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api (hotspot) yang tersisa di reruntuhan bangunan. (Din) 



Post Views: 665

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar