Tanpa Pelabuhan Utama, Visi Jambi Mantap Berdaya Saing Hanya Mimpi di Siang Bolong

Redaksi 8 Juni 2026 2 menit baca
Bagikan:
Tanpa Pelabuhan Utama, Visi Jambi Mantap Berdaya Saing Hanya Mimpi di Siang Bolong

JAMBICYBER.ID, JAMBI - Visi "Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan" seharusnya menjadi arah besar pembangunan daerah yang mampu mendorong kemajuan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, hingga saat ini visi tersebut masih terlihat lebih banyak hadir dalam dokumen perencanaan dibandingkan dalam kebijakan pembangunan yang nyata dan terukur.

Salah satu indikator utama daya saing daerah adalah tersedianya infrastruktur strategis yang mampu menggerakkan roda perekonomian. Di berbagai daerah, pemerintah provinsi berlomba-lomba memperkuat pelabuhan, kawasan industri, dan jaringan logistik sebagai pintu gerbang perdagangan serta investasi. Sayangnya, di Jambi justru belum terlihat keberpihakan yang kuat terhadap pembangunan infrastruktur ekonomi yang memiliki dampak jangka panjang.

Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung yang selama ini digadang-gadang sebagai proyek strategis daerah seakan kehilangan arah. Padahal, pelabuhan tersebut memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berada dekat dengan Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia. Jika dikembangkan secara serius, Pelabuhan Ujung Jabung dapat menjadi gerbang ekspor-impor, mempercepat arus logistik, menarik investasi, dan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Jambi.

Kondisi saat ini menunjukkan adanya ketidakselarasan antara visi pembangunan dan implementasi program. Banyak program yang dianggarkan melalui APBD justru terkesan tidak memiliki fokus yang jelas terhadap penguatan ekonomi daerah. Sebagian besar anggaran masih terserap untuk belanja operasional, sementara program-program strategis yang mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat belum menjadi prioritas utama.

Masyarakat tentu berharap pemerintah daerah mampu menetapkan skala prioritas yang tepat. Di tengah tantangan ekonomi dan tingginya kebutuhan lapangan kerja, pembangunan pelabuhan, kawasan industri, dan hilirisasi komoditas semestinya menjadi agenda utama. Tanpa infrastruktur ekonomi yang memadai, sulit bagi Jambi untuk bersaing dengan provinsi lain yang telah lebih dahulu membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Karena itu, sudah saatnya Pemerintah Provinsi Jambi kembali menata arah pembangunan dengan fokus pada proyek-proyek strategis yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Jika tidak, maka visi Jambi Mantap Berdaya Saing hanya akan menjadi slogan yang indah di atas kertas, sementara peluang besar yang dimiliki Jambi, termasuk potensi Pelabuhan Ujung Jabung sebagai gerbang ekonomi internasional, terus terabaikan.

Tanpa pelabuhan utama yang mampu menghubungkan Jambi dengan jaringan perdagangan global, cita-cita menjadikan Jambi sebagai daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing berisiko hanya menjadi "mimpi di siang bolong".


Oleh: Iin Habibi, Pengamat Kebijakan Publik Provinsi Jambi

Post Views: 21

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar