Geliat Mafia BBM Kerinci: Menjala Teri, Melepas Kakap? Uji Nyali Kapolres Kerinci Memutus Mata Rantai

Redaksi 17 April 2026 2 menit baca
Bagikan:
Geliat Mafia BBM Kerinci: Menjala Teri, Melepas Kakap? Uji Nyali Kapolres Kerinci Memutus Mata Rantai

JAMBICYBER.ID, SUNGAI PENUH - Polres Kerinci sukses membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kamis (9/4/2026). Namun, penangkapan dua pelaku beserta puluhan jerigen solar dan pertalite tersebut dianggap baru menyentuh "permukaan" saja.

Aktivis Kerinci-Sungai Penuh, Yolan, memberikan apresiasi atas kerja keras kepolisian. Meski begitu, ia melontarkan kritik tajam dan menyebut dua pelaku yang ditangkap hanyalah sebagian kecil dari gurita mafia BBM yang lebih terorganisir.

"Ini tantangan untuk Kapolres Kerinci dan jajarannya. Harus berani memberantas persoalan mafia BBM secara tuntas dan tidak timpang tindih," tegas Yolan, Jumat (17/4/2026).

Yolan mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa bisnis ilegal ini dikendalikan oleh pemain berskala besar yang hingga kini belum tersentuh hukum. Ia mengibaratkan para pelaku yang tertangkap hanyalah "wayang" dari seorang dalang.

"Informasi yang beredar, ada pemain yang lebih besar dan terorganisir dengan baik. Masih banyak kelompok lain yang bergerilya. Yang diamankan kepolisian itu hanya sebagian kecil," cetusnya.

Ia juga menyoroti fakta bahwa bisnis BBM ilegal di wilayah tersebut disinyalir sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan hukum berskala besar yang benar-benar mematikan rantai distribusinya.

Publik kini menunggu langkah berani dari Polres Kerinci untuk mendalami kasus ini lebih jauh. Yolan menegaskan bahwa penangkapan tempo hari seharusnya menjadi pintu masuk, bukan akhir dari pengejaran.

"Kami duga ada pemain BBM skala besar yang tidak tersentuh hukum. Kok bisa? Penangkapan jangan berhenti di sini saja," pungkasnya.

Sebelumnya, jajaran Polres Kerinci berhasil mengamankan dua pelaku dalam operasi tangkap tangan terkait niaga BBM bersubsidi. Petugas menyita puluhan jerigen berisi solar dan pertalite yang rencananya akan diperjualbelikan secara ilegal. (Feng/Ep)

Post Views: 998

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar