JAMBICYBER.ID, KERINCI - Kabar gembira bagi masyarakat di wilayah Renah Pemetik dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan gerak cepat dalam membenahi infrastruktur vital. Bupati Kerinci, Monadi, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Maya Novefri Handayani, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres perawatan jalan strategis tersebut pada penghujung Maret hingga April 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Kerinci ini bertujuan memastikan seluruh tim teknis bekerja dengan prinsip cepat, tepat, dan terarah.
Saat meninjau lokasi, Bupati Monadi tidak hanya memantau dari jauh. Ia turun mengecek kondisi fisik jalan yang sedang dikerjakan dan berdialog langsung dengan para petugas di lapangan.
"Kami ingin memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Akses jalan yang baik adalah kunci utama agar aktivitas warga lebih lancar dan ekonomi masyarakat lebih produktif," tegas Monadi.
Ia menekankan bahwa percepatan pekerjaan harus dibarengi dengan kualitas yang mumpuni agar masyarakat segera merasakan manfaat jangka panjang tanpa harus khawatir jalan cepat rusak kembali.
Di tempat yang sama, Kadis PUPR Kerinci, Maya Novefri Handayani, menjelaskan bahwa tim teknis saat ini tengah memfokuskan pengerjaan pada pembentukan struktur dasar jalan. Langkah ini sangat krusial sebagai fondasi utama sebelum masuk ke tahap pengerasan.
Langkah strategis dalam penurunan alat berat telah dimulai sejak 31 Maret 2026, dan serta target utama dalam hal ini ialah perataan badan jalan agar kendaraan dapat melintas dengan aman dan nyaman dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kerinci akan terus berkoordinasi intensif dengan PUPR Provinsi Jambi untuk melanjutkan ke proses pengerasan jalan agar semakin kokoh dan tahan lama.
Maya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan kendur dalam mengawasi progres di lapangan. Menurutnya, pembenahan jalan Renah Pemetik merupakan salah satu prioritas utama tahun ini.
“Kami terus mendorong percepatan pekerjaan. Kami ingin fondasi ini kuat, baru kemudian masuk ke pengerasan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga hasil pembangunan ini nantinya agar manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun ke depan,” pungkas Maya.
Dengan perbaikan ini, diharapkan kendala transportasi yang selama ini dirasakan warga Renah Pemetik dapat segera teratasi, membuka isolasi wilayah, dan menurunkan biaya angkut komoditas pertanian daerah setempat. (Feng)