JAMBICYBER.ID, JAMBI - Komoditas perkebunan Jambi kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. PT Cofftaqi Sumatra Indonesia secara resmi melepas ekspor kopi robusta origin Kerinci ke Mesir. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi utama dunia, tetapi juga menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan.
Kopi asal Kerinci yang dikenal memiliki karakteristik rasa yang khas dan kuat terbukti mampu memikat pasar Timur Tengah. Proses pelepasan ekspor berjalan lancar dengan atmosfer optimisme tinggi dari para pelaku usaha dan pemangku kepentingan yang hadir.
CEO PT Cofftaqi Sumatra Indonesia, Robi H., mengungkapkan bahwa kopi merupakan komoditas strategis yang memiliki daya ungkit besar terhadap kesejahteraan petani lokal. Menariknya, pasar Mesir memiliki loyalitas yang luar biasa terhadap kopi asal Kerinci.
"Selama lima tahun terakhir, buyer asal Mesir secara konsisten hanya menginginkan kopi origin Kerinci. Bahkan, ketika kami sempat mengirimkan sampel kopi dari daerah lain, mereka tetap memilih kopi Kerinci karena kualitas dan karakter rasanya yang dinilai sangat khas dan tidak bisa digantikan," ujar Robi.
Keberhasilan menembus pasar global ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara pelaku usaha, komunitas pemuda, dan pemerintah. Kegiatan pelepasan ekspor ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari Bea Cukai Provinsi Jambi yang diwakili Kepala Bidang PLI Benny, Komtap Export Import Kadin Jambi yang diwakili Denny, hingga PT Pelindo yang memfasilitasi jalur logistik.
Sektor kepemudaan juga mengambil peran sentral. Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jambi, Fadhillah Hasrul, menegaskan bahwa pencapaian ini harus menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda di Jambi dan Indonesia pada umumnya.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk daerah kita mampu berdiri sejajar di pasar dunia. Generasi muda harus percaya diri dan berani mengoptimalkan potensi daerahnya sendiri secara serius dan profesional," kata Fadhillah.
Fadhillah juga memberikan apresiasi kepada Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Sungai Penuh. Menurutnya, kesuksesan ekspor ini tidak lepas dari kerja keras dan kontribusi nyata salah satu kader terbaik HIPMI Sungai Penuh yang ikut mengawal proses dari hulu hingga hilir.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang 1 OKK BPC HIPMI Sungai Penuh, Fredriko Setiawan yang hadir mewakili Ketua Umum BPC HIPMI Sungai Penuh Rahma Sri Wahyuni, menyampaikan harapan besar agar kejayaan kopi Kerinci di kancah internasional dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Ke depan, HIPMI Jambi berharap kesuksesan kopi Kerinci ini menjadi cetak biru (blueprint) bagi komoditas unggulan lain di Provinsi Jambi. Fadhillah mendorong seluruh kader HIPMI di berbagai kabupaten/kota untuk jeli melihat peluang ekonomi, melakukan hilirisasi produk lokal, dan membawa lebih banyak komoditas Jambi go international.
Langkah ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa jika dikelola dengan standar profesional dan berkelanjutan, produk UMKM dan perkebunan daerah bukan lagi sekadar komoditas lokal, melainkan aset bangsa yang bernilai tinggi di pasar global. (Red)